Tulisan Teori Organisasi Umum
Dosen : Mario Zefanya

1. Komunikasi tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia, namun sayangnya tidak semua manusia dapat berkomunikasi dengan efektif. Bagaimana caranya sehingga manusia dapat mencapai komunikasi yang efektif ?

Berkomunikasi efektif berarti bahwa komunikator dan komunikan sama-sama memiliki pengertian yang sama tentang suatu pesan. Oleh karena itu, dalam bahasa asing orang menyebutnya “the communication is in tune” ,yaitu kedua belah pihak yang berkomunikasi sama-sama mengerti apa pesan yang disampaikan
Barbara Brown dalam “What its Effective Communication” menyebutkan, komunikasi efektif itu melibatkan kejelasan, perkataan langsung dan aktif mendengarkan (clear,direct speech, aktive listening).
Komunikasi efektif dipandang sebagai suatu hal yang penting dan kompleks. Dianggap penting karena ragam dinamika kehidupan (bisnis, politik, misalnya) yang terjadi biasanya menghadirkan situasi kritis yang perlu penanganan secara tepat, munculnya kecenderungan untuk tergantung pada teknologi komunikasi, serta beragam kepentingan yang ikut muncul.

Untuk membangun komunikasi yang efektif, setidaknya kita harus menguasai empat keterampilan dasar dalam komunikasi, yaitu membaca-menulis (bahasa tulisan) dan mendengar-berbicara (bahasa lisan). Karena begitu pentingnya, banyak orang menghabiskan waktunya untuk melakukan salah satu dari keempat keterampilan itu.

Komunikasi efektif tejadi apabila sesuatu (pesan) yang diberitahukan komunikator dapat diterima dengan baik atau sama oleh komunikan, sehingga tidak terjadi salah persepsi. Komunikasi adalah sebuah kegiatan mentransfer sebuah informasi baik secara lisan maupun tulisan. Namun, tidak semua orang mampu melakukan komunikasi dengan baik. Terkadang ada orang yang mampu menyampaikan semua informasi secara lisan tetapi tidak secara tulisan ataupun sebaliknya

Syarat syarat untuk berkomunikasi secara efektif adalah antara lain :
. Menciptakan suasana yang menguntungkan.
. Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan dimengerti.
. Pesan yang disampaikan dapat menggugah perhatian atau minat di pihak komunikan.
. Pesan dapat menggugah kepentingan dipihak komunikan yang dapat menguntungkannya.
. Pesan dapat menumbuhkan sesuatu penghargaan atau reward di pihak komunikan.

Keterampilan dalam berkomunikasi secara efektif dapat dipelajari dan dikuasai dengan latihan rutin dan berkesinambungan secara terus menerus. Untuk dapat melakukan komunikasi efektif ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan yaitu :
. Menganalisa
. Menyalahkan
. Menghakimi
. Menasehati
. Menginterogasi

Keterampilan yang harus dimiliki dalam melakukan komunikasi efektif adalah keterampilan mendengarkan dan bertanya. Dalam proses berkomunikasi, seseorang harus mampu mendengarkan dan memahaminya dengan baik. Kemudian mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang saling memiliki keterkaitan dan mengarah pada suatu solusi atau ketenangan untuk masing-masing pihak. Sehingga tujuan utama dalam komunikasi yang efektif adalah sebuah win-win solution. Tak ada satupun orang yang mau disalahkan, inilah konsep dasar dari komunikasi efektif.

Komponen Komunikasi Efektif
. Encoding
Komunikasi efektif diawali dengan encoding atau penetapan kode simbol yang memungkinkan pesan tersampai kan secara jelas dan dapat diterima serta dipahami dengan baik oleh komunikan (penerima pesan).

. Decoding
Decoding, komponen penting lainnya dalam komunikasi efekti, yaitu kemampuan penerima memahami pesan yang diterimanya. Karenanya, dlaam komunikasi efektif , pemahaman tentang audiens sangat berguna membentuk metode penyampaian dan gaya bahasa yang cocok dengan mereka.

. Konteks (Context)
Konteks komunikasi yaitu ruang, tampat dan kepada siapa kita melakukan komunikasi. Konteks komunikasi juga mengacu kepada level komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi dan komunikasi massa.
Konteks komunikasi mempertimbangkan usia, wilayah, jenis kelamin dan kemampuan intelektual penerima pesan. Berkomunikasi dengan anak kecil tentu akan berbeda cara dan gaya bahasanya dengan berkomunikasi dengan orang dewasa.

. Bahasa tubuh (Body Language)
Dikenal juga sebagai komunikasi non verbal yang meliputi postur, posisi tangan dan lengan, kontak mata dan ekspresi wajah. Bahasa tubuh yang konsisten dan sesuai dapat meningkatkan pengertian. Gerakan anggota badan harus sesuai dengan yang diucapkan.

Intinya, Komunikasi efektif atau dalam bahasa lain sering pula disebut diplomasi, perlu dilakukan untuk dapat membangun sebuah kesamaan keinginan dari sebuah informasi yang disajikan. Sehingga tujuan yang ingin diraih dapat dilakukan secara bersama-sama.


Komunikasi efektif dapat dilakukan oleh setiap orang. Jika ada yang merasa tidak mampu, hal ini lebih ke masalah pembiasaan saja. Melatih orang berkomunikasi secara efektif bisa dilakukan dengan langsung pada prakteknya. Walaupun sepintas sepele, hal ini dapat membantu setiap individu untuk mencapai sebuah kesuksesan baik di dalam kehidupan pribadinya maupun dalam kehidupan karirnya.
Ketika anda ingin berkomunikasi dengan orang lain, lakukanlah dengan efektif. Dalam kondisi apapun disarankan agar anda selalu dapat melakukan komunikasi secara efektif. Dengan berkomunikasi efektif kita dapat menunjukan kepribadian yang berkarakter positif dan membuka diri untuk selalu tumbuh dan berkembang menuju kesuksesan secara bersama-sama.

Komentar