Tugas 1 Teori Organisasi Umum
Dosen : Mario Zefanya
1. Jelaskan pengertian dan arti penting dari komunikasi!
Dosen : Mario Zefanya
1. Jelaskan pengertian dan arti penting dari komunikasi!
Istilah komunikasi berpangkal dari perkataan Latin communicare, yang mengandung arti memberitahukan, berpatisipasi,
dan menjadikan milik bersama. Komunikasi dimaksudkan sebagai proses pengoperan
lambang yang mengandung arti, antara seseorang dengan seseorang, atau antara
seseorang dengan sejumlah orang, mau pun antara sejumlah orang dengan sejumlah
orang. Dengan berbagai maksud dan tujuan.
Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa menghindar dari tindakan
komunikasi menyampaikan dan menerima pesan dari dan ke orang lain. Tindakan
komunikasi ini terus menerus terjadi selama proses kehidupannya. Prosesnya
berlangsung dalam berbagai konteks baik fisik, psikologis, maupun sosial,
karena proses komunikasi tidak terjadi pada sebuah ruang kosong. Pelaku proses
komunikasi adalah manusia yang selalu bergerak dinamis. Komunikasi menjadi
penting karena fungsi yang bisa dirasakan oleh pelaku komunikasi tersebut.
Melalui komunikasi seseorang menyampaikan apa yang ada dalam benak pikirannya
dan perasaan hati nuraninya kepada orang lain baik secara langsung maupun tidak
langsung. Melalui komunikasi seseorang dapat membuat dirinya tidak merasa
terasing atau terisolasi dari lingkungan di sekitarnya
Jika dirumuskan secara luas, komunikasi adalah kegiatan yang
memberitahukan dan menyebarkan informasi, gagasan, pikiran pikiran, nilai nilai
pengetahuan, berita dengan maksud membangkitkan pihak lain agar hal hal yang
disampaikan menjadi bagian dari milik bersama. Karenanya dalam setiap
komunikasi selalu terdapat unsur unsur penting sebagai berikut :
A) Sumber atau source, yang
disebut juga sender (pengirim) atau communicator (penyampai pesan).
Sumber dapat berupa perorangan, sejumlah orang maupun lembaga yang
mengambil prakarsa untuk menyampaikan pesan kepada perseorangan (individu) atau
kelompok lain.
B) Pesan atau yang juga
disebut messege atau informasi yang memuat hal hal untuk membentuk kebersamaan
antara sumber dan sasarannya.
Menurut Norbert Wiener dalam The
Human use of Human Beings (1950), proses penyesuaian diri (antara sumber
dengan sasarannya secara timbal balik) dalam kegiatan komunikasi, sebenarnya
adalah dalam arti menggunakan dan menerima informasi.
Norbert Wiener juga mengatakan, bila manusia ingin hidup secara efektif, maka manusia harus hidup dengan informasi yang cukup. Sebab kata Wiener, “information is a name for the control of what is exchanged with the outer world as we adjust to it, and make our adjustment felt upon it”
Norbert Wiener juga mengatakan, bila manusia ingin hidup secara efektif, maka manusia harus hidup dengan informasi yang cukup. Sebab kata Wiener, “information is a name for the control of what is exchanged with the outer world as we adjust to it, and make our adjustment felt upon it”
C) Media
atau saluran, yang disebut juga dengan channel, yang dipergunakan sebagai alat
atau perantara menyampaikan informasi, pesan, berita dan sebagainya antara
sumber dan sasaran. Umumnya terdiri dari atas media massa, seperti surat kabar,
majalah, radio, televisi, dan film. Disamping saluran lain yang non media
massa, seperti surat, papan pengumuman, papan reklame, telpon dan sebagainya.
D) Sasaran atau
destination, yang biasa disebut juga communicant ( penerima pesan)
Sasaran dapat berupa perorangan (individu), atau sejumlah orang (massa),
maupun lembaga.
Maksud dan tujuan yang umumnya berkaitan dengan kegiatan penyebaran
informasi, gagasan, pikiran, nilai, pengetahuan, sikap, perasaan, pengetahuan,
berita dan sebagainya. Kecuali untuk “menjadikannya sebagai milik bersama”atau
untuk “membentuk kebersamaan”, juga “melakukan penyesuaian diri”, “menghibur”,
“mendidik” dan sebagainya
1 2. Sebutkan jenis dan proses komunikasi!
Jenis komunikasi terdiri dari :
. Komunikasi Verbal
(melalui kata kata), mencakup aspek :
a. Vocabulary (perbendaharaan kata-kata). Komunikasi tidak akan efektif
bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah
kata menjadi penting dalam berkomunikasi.
b. Racing (kecepatan). Komunikasi akan lebih efektif dan sukses bila
kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu
lambat.
c. Intonasi suara: akan mempengaruhi arti pesan secara dramatik sehingga
pesan akan menjadi lain artinya bila diucapkan dengan intonasi suara yang
berbeda. Intonasi suara yang tidak proposional merupakan hambatan dalam
berkomunikasi.
d. Humor: dapat meningkatkan kehidupan yang bahagia. Dugan (1989),
memberikan catatan bahwa dengan tertawa dapat membantu menghilangkan stress dan
nyeri. Tertawa mempunyai hubungan fisik dan psikis dan harus diingat bahwa
humor adalah merupakan satu-satunya selingan dalam berkomunikasi.
e. Singkat dan jelas. Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara
singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah
dimengerti.
f. Timing (waktu yang tepat) adalah hal kritis yang perlu diperhatikan
karena berkomunikasi akan berarti bila seseorang bersedia untuk berkomunikasi,
artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang
disampaikan
. Komunikasi Non Verbal
(bahasa tubuh) :
a. Ekspresi Wajah
Wajah merupakan sumber yang kaya dengan komunikasi, karena ekspresi wajah
cerminan suasana emosi seseorang.
b. Kontak Mata, merupakan sinyal alamiah untuk berkomunikasi. Dengan
mengadakan kontak mata selama berinterakasi atau tanya jawab berarti orang
tersebut terlibat dan menghargai lawan bicaranya dengan kemauan untuk
memperhatikan bukan sekedar mendengarkan. Melalui kontak mata juga memberikan
kesempatan pada orang lain untuk mengobservasi yang lainnya
c. Sentuhan adalah bentuk komunikasi personal mengingat sentuhan lebih
bersifat spontan dari pada komunikasi verbal. Beberapa pesan seperti perhatian
yang sungguh-sungguh, dukungan emosional, kasih sayang atau simpati dapat
dilakukan melalui sentuhan.
d. Postur tubuh dan gaya berjalan. Cara seseorang berjalan, duduk,
berdiri dan bergerak memperlihatkan ekspresi dirinya. Postur tubuh dan gaya
berjalan merefleksikan emosi, konsep diri, dan tingkat kesehatannya.
e. Sound (Suara). Rintihan, menarik nafas panjang, tangisan juga salah
satu ungkapan perasaan dan pikiran seseorang yang dapat dijadikan komunikasi.
Bila dikombinasikan dengan semua bentuk komunikasi non verbal lainnya sampai
desis atau suara dapat menjadi pesan yang sangat jelas.
f. Gerak isyarat, adalah yang
dapat mempertegas pembicaraan . Menggunakan isyarat sebagai bagian total dari
komunikasi seperti mengetuk-ngetukan kaki atau mengerakkan tangan selama
berbicara menunjukkan seseorang dalam keadaan stress bingung atau sebagai upaya
untuk menghilangkan stress
. Proses
Komunikasi
Komunikasi
adalah istilah yang dipergunakan sedemikian rupa, sehingga dianggap sebagai
kegiatan yang otomatis dalam hidup dan kehidupan manusia. Baik sebagai makhluk
individu maupun sosial, untuk menjalin hubungan dengan individu dan kelompok
lainnya. Komunikasi erat sekali hubungannya dengan naluri manusia, untukhidup
berkelompok dan menciptakan kebersamaan dengan sesamanya.
Komunikasi
dapat dipandang sebagai bagian hakiki dari kehidupan manusia bermasyarakat.
Bahkan komunikasi adalah kebutuhan primer dalam kehidupan individu, untuk
melakukan penyesuain diri dengan lingkungannya, kecuali juga untuk menguasai
keadaan. Sebab proses saling berbagi dan menggunakan informasi secara bersama
antara sumber dan sasaran, atau antara para peserta dalam proses tersebut,
disebut sebagai proses komunikasi.
Proses
komunikasi ini adalah bagian integral dari proses perkembangan kepribadian
manusia secara individual. Proses komunikasi adalah juga bagian yang utuh dan
menyatu dengan proses perkembangan masyarakatnya. Proses komunikasi berkembang
dalam tahapan tahapan sebagaimana terjadi dalam laju perkembangan
masyarakatnya.
Proses
komunikasi yang menyatu dengan proses perkembangan masyarakat dijelaskan oleh
Wilbur Schramm sebagai society communicating atau masyarakat yang
berkomunikasi. Karena komunikasi bukan merupakan sesuatu yang terlepas dari
masyarakatnya. Komunikasi pada kenyataannya, merupakan bagian dari gerak
masyarakat. Sebab masyarakat itu sendiri adalah society communicating atau
masyarakat yang berkomunikasi.
Proses
komunikasi dalam masyarakat itu, ditentukan oleh keserasian, keselarasan dan
keseimbangan dari unsur unsur komunikasi,yang sudah disinggung terdahulu.
Proses komunikasi dalam masyarakat bergantung kepada :
a ) Unsur manusianya,baik sebagai
communicator (komunikator) maupun sebagai communicant (komunikan) dengan berbagai
pengaruh dan kompleksitas latar belakang sosial budaya, sosial ekonomi dan
sebagainya
b ) Unsur informasi, berita atau pesan
itu sendiri. Dalam hal ini harus terdapat relevansi informasi, berita atau
pesan dan sebagainya dengan kebutuhan, minat, harapan dan bahkan tuntutan yang
serasi, selaras dan seimbang antara komunikator dan komunikan.
c ) Ketepatan atau keselarasan penggunan
alat, saluran, media dan metoda penyampaian informasi, berita, pesan dan
sebagainya dari komunikator.
d ) Kondisi yang menguntungkan (conditioning)
dan mekanisme yang terbuka.
Proses komunikasi menurut pendapat Edward Sapir,
terbagi atas proses primer (promary process) dan proses sekunder (secondary
process). Proses primer adalah proses komunikasi langsung tanpa menggunakan
alat (media massa). Dalam kegiatan proses primer ini, komunikasi berbentuk
gerakan gerakan yang mempunyai arti khusus, penggunaan aba aba dan bahasa.
Dalam kegiatan komunikasi dengan secondary process, orang
menggunakan mekanisme untuk melipatgandakan jumlah penerima pesan. Proses
sekunder ini juga dapat secara lebih efektif dari pada proses primer, guna
menatasi hambatan geografis. Misalnya dalam memanfaatkan
radio,televisi,satelit.
Dalam proses sekunder ini mempergunakan suratkabar harian,
mingguan, penerbitan berkala atau pun majalah. Kecuali, hambatan geografis yang
secara efektif diatasi oleh proses sekunder, meskipun bukan dengan media massa
tetapi dengan menggunakan telepon, telegram dan sebagainya.
Komunikasi umumnya bersifat :
1 ) Komunikasi searah, dimana komunikator
menyampaikan informasi, pesan, berita, gagasan, sikap dan sebagainya secara
sepihak. Artinya pihak sasaran atau penerima pesan hanya menerima begitu saja
hal hal yang disampaikan komunikator.
2 ) Komunikasi 2 arah atau komunikasi
timbal balik
Atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai two way communication, yang
menjelaskan adanya komunikasi dan proses saling mempengaruhi antara komunikator
dan komunikan, sehingga terjadi konsensus bersama.
Sebenarnya antara istillah komunikasi 2 arah dan
komunikasi timbal balik tidak terdapat perbedaan yang mendasar. Istilah
komunikasi 2 arah lebih lebih melihat dan menitikberatkan gerakan dan arah dari
komunikasinya. Sedangkan istillah komunikasi timbal balik lebih melihat dan
menekankan kepada akibat dari komunikasi 2 arah.
Komentar
Posting Komentar